Showing posts with label Desain. Show all posts
Showing posts with label Desain. Show all posts

Mengenal Arsitektur Hunian Khas Jepang

19:16:00 Add Comment
Mengenal Arsitektur Hunian Khas Jepang

JAKARTA- Tak dapat dipungkiri bahwa di Indonesia, arsitektur gaya Jepang banyak diadopsi, khususnya untuk rumah-rumah berkonsep minimalis yang terletak di pusat kota. 
Bahkan, terkadang, konsep ini juga muncul untuk ide unit apartemen.
Kian sempitnya lahan di ibukota, membuat peruntukan rumah jadi semakin sedikit (kecil). 
Hal ini senada dengan negara Jepang yang harga tanahnya sudah sangat tinggi. Sehingga memaksa mereka untuk membuat rumah minimalis dengan pemanfaatan ruang yang baik.
Lantas seperti apa gaya arsitektur rumah Jepang? Apakah desain tersebut pas jika diterapkan di Indonesia?
1.Material
Dimulai dari materialnya, arsitektur Jepang kerap menggunakan bahan kayu, berbeda dengan Indonesia yang lebih umum menggunakan bata/tembok.  Terkenal dengan negara yang kerap ditimpa musibah gempa bumi, kayu memiliki kelebihan untuk mereduksi gempa, sehingga bangunan tidak mudah roboh.
Jika ingin digunakan, material ini akan sangat cocok untuk lokasi–lokasi yang kerap terjadi gempa, seperti Sumatera Utara dan Aceh. Hanya saja, kayu harus diplester lebih dulu agar lebih kuat terhadap serangan rayap.
2.Genkan
Begitu membuka pintu utama, pengunjung akan dihadapkan oleh genkan, yakni tempat dimana alas kaki harus dilepas dan diletakkan pada Getabako (rak sepatu). 
Umumnya, seluruh area rumah letaknya lebih tinggi dibandingkan dengan genkan. 
Jika  diterapkan di Indonesia, khususnya area yang rawan banjir, genkan bisa menjadi penahan agar air tidak langsung masuk ke dalam rumah.
3.Washitsu
Ini merupakan ruang serba guna yang beralaskan Tatami (tikar khas Jepang). Bentuknya yang kotak sederhana tanpa banyak barang, membuat ruangan ini menjadi multifungsi, yakni sebagai ruang tamu, ruang tidur, hingga ruang makan. 
Jika lahan yang Anda miliki tergolong sempit, Anda juga bisa mengadopsi gaya Washitsu Jepang dengan penggunaan barang–barang portable, misalnya kasur lipat. 
Selain itu, ada pula Oshiire (ruang yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan).
Sementara itu, Tatami sendiri digunakan untuk menjadi alas agar suhu ruangan tetap hangat dikala musim panas, namun juga tetap normal ketika musim dingin. 
Awalnya, Tatami terbuat dari jerami, namun seiring berkembangnya waktu, telah banyak yang terbuat dari styrofoam.
4.Washiki
Washiki adalah toilet Jepang, tak banyak berbeda dengan toilet yang digunakan oleh negara–negara Asia, Washiki menggunakan system jongkok. Hanya saja, jika di Indonesia kepala toilet menghadap dinding, Washiki justru sebaliknya. 
Tujuannya, agar ketika buang air kecil tidak terciprat kemana–mana. Selain keempat hal di atas, rumah Jepang juga umumnya menggunakan Roka (lorong) yang bertujuan untuk memisahkan jalan dengan ruangan agar orang yang berada di dalam nya tidak terganggu meski ada yang berlalu lalang. Sementara untuk taman, biasanya berbentuk asimetris agar tidak ada satu elemen pun yang nampak dominan.
Sumber: rumahku.com



Tips Menata Ruang Keluarga Sederhana dan Nyaman

Unknown 13:53:00 Add Comment

Tips Menata Ruang Keluarga Sederhana dan Nyaman

Mengelolah ruang keluarga adalah bagian yang sangat penting yang harus diperhatikan secara serius. Ruang keluarga adalah daerah pusat yang menghubungkan fungsi ruangan lain di rumah. Di ruangan ini juga dibangun dan dikondisikan komunikasi keluarga dalam rangka menciptakan keluarga yang sakinah dan harmonis. Karena itulah perhatian yang sangat penting untuk ruang yang satu ini.
Tips Menata Ruang Keluarga Sederhana dan NyamanRuang keluarga adalah area pribadi yang paling penting dalam sebuah rumah. Apakah desain rumah bertingkat multi besar atau dengan rumah minimalis atau berukuran kecil, ruang keluarga harus menjadi pusat interior di rumah. Dalam ruang ini Anda dapat menghabiskan waktu untuk berkumpul,bercanda dan bercengkrama dengan seluruh keluarga.
Begitu pentingnya mengelolah ruang keluarga sehingga kita harus mempertimbangkan kenyamanan dan fungsionalitas dari furnitur yang termasuk di dalamnya. Begitu juga dengan dekorasi juga harus dirancang untuk mendukung kenyamanan dalam membangun komunikasi dengan anggota keluarga.
Dalam mempersiapkan ruang keluarga yang menyenangkan ada beberapa hal yang tidak perlu anda risaukan. Anda tidak harus menyediakan ruang yang besar untuk membuatnya nyaman dan menyenangkan. Anda juga tidak perlu direncanakan sejak awal, karena prioritas utama adalah untuk membuat ruang yang nyaman dan menyenangkan.

Tips Sederhana dan mudah Menata Ruang Keluarga

Nah, untuk memberikan masukan kepada Anda dalam mengelola ruang keluarga yang nyaman dan fungsional, berikut ini adalah beberapa tips yang mungkin berguna dan inspiratif.
  1. Pilih furnitur atau perabotan yang tidak membebani ruangan. Jika daerah ini cukup ruang luas mungkin tidak akan menjadi masalah untuk memenuhi banyak furnitur. Namun, jika daerah ini cukup sempit, sehingga Anda harus memilih furnitur yang dapat membat suasana masih terasa lapang, luas, dan nyaman. Sofa adalah furnitur yang sempurna untuk ruang keluarga.
  2. Tambah furniture atau fasilitas dalam ruangan lainnya sehingga ruangan terasa lebih nyaman dan tidak kaku saat berkumpul bersama. Karpet tebal dengan bantal ditempatkan di tengah ruangan akan membuat anak-anak merasa santai dan bebas untuk menikmati suasana di sana. Samping tempat tidur atau meja sudut dengan isi panci dengan bunga berwarna-warni juga akan meningkatkan suasana menjadi dingin.
  3. Memprioritaskan ruang serbaguna yang dapat menampung tunjangan keluarga sebagai daerah untuk pertemuan keluarga yang nyaman. Set dekorasi dan penataan berbagai elemen dekorasi dengan mempertimbangkan fungsi. Tambahkan tapestry foto keluarga atau foto anak-anak yang akan membuat ruangan terasa lebih hidup. Gunakan juga cat dinding warna cerah sehingga ruang terasa lega dan memberikan efek kegembiraan.
  4. Membuat ruang keluarga Anda sebagai ruang penuh canda dengan berbagai fasilitas hiburan. Anda dapat menginstal home theater sehingga Anda dapat menonton acara TV atau film dengan seluruh keluarga. Anda juga dapat karaoke dan bernyanyi bersama anak-anak dan pasangan Anda. Jika Anda memiliki dana lebih tak ada salahnya TV berlangganan yang menyediakan banyak film anak-anak yang akan membuat anak merasa senang.
  5. sebaiknya ruang keluarga yang nyaman dan menyenangkan itu harus dalam kerangka waktu. Baik siang hari bahkan lebih di malam hari. Oleh karena itu membuat pencahayaan dalam ruangan juga dirancang untuk menjadi nyaman untuk berbagai acara atau kegiatan di dalamnya. Anda dapat menginstal jenis lampu lampu neon yang mencapai semua sudut ruangan. Tapi akan lebih baik jika Anda juga memberikan semacam cahaya redup seperti spot light untuk membuat ruangan terasa lebih dingin.
Dari kelima tips tadi semoga bisa membantu anda untuk menata dan mendesain ruang kuluarga supaya menjadi nyaman.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber: http://goo.gl/mMpwza


Green Building

Unknown 15:57:00 Add Comment
Green Building adalah bangunan dimana sejak dimulai dalam tahap perencanaan, pembangunan, pengoperasian hingga dalam operasional pemeliharaannya memperhatikan aspek-aspek dalam melindungi, menghemat, mengurangi penggunaan sumber daya alam, menjaga mutu dari kualitas udara di dalam ruangan, dan memperhatikan kesehatan penghuninya yang semuanya berpegang kepada kaidah bersinambungan.

Definisi Green Building
Istilah Green building merupakan upaya untuk menghasilkan bangunan dengan menggunakan proses-proses yang ramah lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien selama daur hidup bangunan sejak perencanaan, pembangunan, operasional, pemeliharaan, renovasi bahkan hingga pembongkaran.

Bangunan hijau (green building) didesain untuk mereduksi dampak lingkungan terbangun pada kesehatan manusia dan alam, melalui : efisiensi dalam penggunaan energi, air dan sumber daya lain ; perlindungan kesehatan penghuni dan meningkatkan produktifitas pekerja ; mereduksi limbah / buangan padat, cair dan gas, mengurangi polusi / pencemaran padat, cair dan gas serta mereduksi kerusakan lingkungan.

Untuk mencapai target tersebut, pihak PU selaku owner bersama dengan tim Perencana, Pengawas, dan PT. PP (Persero) Tbk berusaha untuk memenuhi 6 (enam) aspek yang menjadi pedoman dalam evaluasi penilaian Green Building oleh tim GBCI (Green Building Council Indonesia) yang terdiri dari :
  • Tepat Guna Lahan (Approtiate Site Development / ASD)
  • Efisiensi dan Konservasi Energi (Energy Efficiency & Conservation / EEC)
  • Konservasi Air (Water Conservation / WAC)
  • Sumber dan Siklus Material (Material Resource and Cycle / MRC)
  • Kualitas Udara & Kenyamanan Ruang (Indoor Air Health and Comfort / IHC)
  • Manajemen Lingkungan Bangunan (Building and Environment Management / BEM)
  • Beberapa hal telah dilakukan guna mewujudkan predikat Greed Building, dimulai dari tahap perancangan bangunana oleh tim perencana hingga dalam proses pelaksanaan konstruksi oleh PT. PP (Persero) Tbk.


Penerapan aspek Green Building dari segi design bangunan yaitu :

1. Bentuk dan Orientasi Bagunan
Gedung Menteri Kementerian Pekerjaan Umum memiliki bentuk massa bangunan yang tipis, baik secara vertikal maupun horizontal. Sisi tipis di puncak gedung didesain agar mampu menjadi shading bagi sisi bangunan dibawahnya sehingga dapat membuat bagian tersebut menjadi lebih sejuk. Pada desain gedung ini memiliki area opening yang lebih banyak di sisi timur. hal ini dikarenakan cahaya pada sore hari (matahari barat) lebih bersifat panas dan menyilaukan.

2. Shading & Reflektor
Shading light shelf bermanfaat mengurangi panas yang masuk ke dalam gedung namun tetap memasukan cahaya dengan efisien. Dengan light shelf, cahaya yang masuk kedalam bangunan dipantulkan ke ceilin. Panjang shading pada sisi luar light shelf ditentukan sehingga sinar matahari tidak menyilaukan aktifitas manusia di dalamnya. Cahaya yang masuk dan dipantulkan ke ceiling tidak akan menyilaukan namun tetap mampu memberikan cahaya yang cukup.

3. Sistem Penerangan
Sistem penerangan dalam bangunan menggunakan intelegent lighting system yang dikendalikan oleh main control panel sehingga nyala lampu dimatikan secara otomatis oleh motion sensor & lux sensor. Dengan begitu, penghematan energy dari penerangan ruang akan mudah dilakukan.

4. Water Recycling System
Water Recycling System berfungsi untuk mengolah air kotor dan air bekas sehingga dapat digunakan kembali untuk keperluan flushing toilet ataupun sistem penyiraman tanaman. Dengan sistem ini, penggunaan air bersih dapat dihemat dan menjadi salah satu aspek penting untuk menunjang konsep green building.

Konsep Pembangunan Green Building
Beberapa aspek utama green building antara lain :

1. Material
Material yang digunakan untuk membangun harus diperoleh dari alam, dan merupakan sumber energi terbarukan yang dikelola secara berkelanjutan. Daya tahan material bangunan yang layak sebaiknya teruji, namun tetap mengandung unsur bahan daur ulang, mengurangi produksi sampah, dan dapat digunakan kembali atau didaur ulang.

2. Energi
Penerapan panel surya diyakini dapat mengurangi biaya listrik bangunan. Selain itu, bangunan juga selayaknya dilengkapi jendela untuk menghemat penggunaan energi, terutama lampu dan AC. Untuk siang hari, jendela sebaiknya dibuka agar mengurangi pemakaian listrik. Jendela tentunya juga dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas penghuninya. Green building juga harus menggunakan lampu hemat energi, peralatan listrik hemat energi, serta teknologi energi terbarukan, seperti turbin angin dan panel surya.

3. Air
Penggunaan air dapat dihemat dengan menginstal sistem tangkapan air hujan. Cara ini akan mendaur ulang air yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman atau menyiram toilet. Gunakan pula peralatan hemat air, seperti pancuran air beraliran rendah, tidak menggunakan bathtub di kamar mandi, menggunakan toilet hemat air, dan memasang sistem pemanas air tanpa listrik.

4. Kesehatan
Penggunaan bahan-bahan bagunan dan furnitur harus tidak beracun, bebas emisi, rendah atau non-VOC (senyawa organik yang mudah menguap), dan tahan air untuk mencegah datangnya kuman dan mikroba lainnya. Kualitas udara dalam ruangan juga dapat ditingkatkan melalui sistim ventilasi dan alat-alat pengatur kelembaban udara.

Manfaat  Pembangunan Green Building

A. Manfaat Lingkungan
  • Meningkatkan dn melindungi keragaman ekosistem
  • Memperbaiki kualitas udara
  • Memperbaiki kualitas air
  • Mereduksi limbah
  • Konservasi sumber daya alam


B. Manfaat Ekonomi
  • Mereduksi biaya operasional
  • Menciptakan dan memperluas pasar bagi produk dan jasa hijau
  • Meningkatkan produktivitas penghuni
  • Mengoptimalkan kinerja daur hidup ekonomi


C. Manfaat Sosial
  • Meningkatkan kesehatan dan kenyamanan penghuni
  • Meningkatkan kualitas estetika
  • Mereduksi masalah dengan infrastruktur lokal

Tips Menata Kamar Tidur yang Sempit supaya Nyaman

Unknown 09:53:00 Add Comment
Memiliki kamar tidur yang sempit dengan ruang yang tidak beraturan akan membuat suasana kamar menjadi tidak nyaman. Selain sebagai ruang pribadi, kamar juga termasuk ruang favorit. Banyak orang yang tidak segan untuk menghabiskan waktu di kamar kesayangannya hanya sekedar untuk membaca buku atau beristirahat. Namun bila kamar Anda sempit, tentu cukup membuat pusing dalam menatanya.
Tips Menata Kamar Tidur yang Sempit supaya NyamanHal ini menjadi persoalan yang penting, pasalnya dengan ruangan yang sempit ditambah lagi penataan barang yang tidak tepat akan semakin membuat kamar menjadi tidak beraturan. Kondisi ini sering sekali dialami oleh banyak orang, karena tidak tahu cara menata ruang sempit sehingga membuat pemandangan kamar terganggu dan Anda pun tidak merasakan kenyamanan.
Ruangan sempit juga akan mempengaruhi gerak-gerik tubuh Anda ketika sedang berada di ruangan tersebut. Ditambah dengan penggunaan berbagai furniture rumah yang membuat kamar Anda tambah sempit.
Tetapi, hal tersebut masih bisa diatasi dengan mencari solusi dalam penataan furniture agar terlihat rapi. Tentu dalam hal ini diperlukan keterampilan dalam memanfaatkan ruangan agar kamar Anda terlihat menarik sehingga membuat Anda nyaman berada di ruangan. Perpaduanwarna cat rumah dan penempatan furniture pada kamar bisa memberikan kesan yang berbeda.

Berikut merupakan tips menata kamar tidur yang sempit.

Masukkan Barang-Barang yang Diperlukan
Memasukan furniture yang tidak penting, menjadi persoalan utama yang membuat kamar Anda terlihat sempit. Apalagi ditambah dengan berbagai barang elektronik di dalam kamar, membuat kamar Anda menjadi sempit dan panas karena panas yang dihasilkan dari barang-barang elektronik. Maka dari itu, sebaiknya pilih barang-barang yang memang hanya diperlukan. Sehingga tidak terjadi penumpukan barang dan Anda pun juga akan merasa nyaman saat berada di kamar.

Pemanfaatan Dinding
Cara untuk mengatasi persoalan sempitnya ruang kamar tidur, salah satunya adalah memanfaatkan dinding. Penggunaan rak yang bisa ditempel di dinding atau biasa dikenal dengan floating shelf dapat membantu Anda untuk menyimpan barang-barang seperti alat buku, make up, aksesoris agar terlihat rapi. Pembuatan floating shelf ini tidak perlu membutuhkan biaya yang besar atau membelinya. Anda bisa membuatnya dengan menggunakan papan tebal dan disertai dengan penyangga agar papan tidak mudah jatuh.

Manfaatkan Bawah Tempat Tidur
Memanfaatkan ruangan yang tidak digunakan bisa menjadi solusi terbaik, Anda bisa memanfaatkan ruang dibawah tempat tidur untuk menyimpan barang-barang yang memang jarang digunakan seperti kertas ujian yang belum disortir, seprai tambahan, kaset dvd atau barang-barang lainnya yang memang tidak dipakai. Tentunya hal ini didukung dengan penataan yang menarik agar kamar Anda bisa terlihat rapi.

Maksimalkan Ruang Sudut
Mungkin Anda tidak pernah terpikirkan untuk memanfaatkan sudut ruangan. Hal ini bisa Anda gunakan untuk menyimpan lemari kecil sebagai tempat cadangan makanan. ada baiknya biarkan lemari kecil tersebut kosong karena lemari tersebut bisa berfungsi sebagai lemari yang multifungsi. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkannya dengan menempatkan meja untuk menaruh computer atau barang elektronik yang lainnya.

Jangan lupakan permainan warna pada cat dinding dan furniture kamar karena sangatlah penting untuk menambah sisi menarik dari kamar. Untuk pemilihan warna dapat Anda sesuaikan dengan selera yang Anda inginkan. Jika kamar tidur anak perempuan yang girly, bisa menggunakan perpaduan warna pink, pastel, atau peach dengan warna merah marun. Sementara untuk kamar tidur anak laki-laki, bisa memilih perpaduan warna putih atau abu – abu dengan warna hijau bisa untuk menciptakan nuansa fresh dan memunculkan ide-ide kreatif.
Architecture Inside. Powered by Blogger.